Istana Terapis : Pusat Pengobatan Patah Tulang, Saraf, Urat dan Sendi, Kecantikan, Pasutri

Istana Terapis

Jam Buka : 10.00 - 21.00 WIB

Pengobatan Patah Tulang

Pengobatan Patah Tulang

( Standar perkumpulan terapis tradisional patah tulang urat dan sendi PERPATRI )

“Penanganan cedera patah tulang adalah menempatkan ujung-ujung dari patah tulang supaya satu sama lainnya saling berdekatan, dan mempertahankannya. Sehingga tetap menempel-nempel sebagaimana mestinya, sampai terjadinya penyembuhan. Melalui proses penyembuhan secara sempurna yang memerlukan waktu sekitar 12 minggu. Akan tetapi pada usia lanjut biasanya memerlukan waktu agak lama. Namun, setelah sembuh tulang biasanya kuat, dan kembali berfungsi dengan normal”.

TEKNIK-TEKNIK PENANGANAN PENGOBATAN PERAWATAN DI ISTANA TERAPIS

Agar para calon klien mendapatkan kejelasan sebelum datang. Berikut ini kami menerangkan fungsi masing-masing tulang, urat dan sendi, serta tata cara penanganan pada patah tulang.

Tulang dan fungsinya:
a.     Menegakkan tubuh.

b.     Tempat melekatnya urat dan otot.

c.     Menopang semua bagian tubuh manusia.

d.     Melindungi organ lunak, seperti tulang tengkorak dan tulang rusuk.

Urat, otot dan fungsinya:
a.     Menggerakkan tulang dengan sendinya

b.     Mempertahankan postur dan posisi tubuh

Sendi mempunyai fungsi:
a.     Menghubungkan tulang-tulang yang ada

b.     Memberikan variasi pergerakan yang fleksibel pada poros gerakan tubuh.

CEDERA PATAH TULANG

Patah tulang merupakan suatu cedera, atau gangguan pada tulang yang membuat rusaknya, atau terputusnya keutuhan tulang, karena adanya tekanan yang berlebih pada tulang tersebut. Patah tulang akhir-akhir ini sangat banyak penyita perhatian masyarakat. Dari tahun ke tahun, banyak terjadi kecelakaan lalu lintas. Yang sebagian korbannya mengalami patah tulang.

Pada tulang mempunyai berbagai jenis, yang mudah diamati dengan penglihatan dan perabaan. Jenis patah tulang itu yaitu:

a.     Patah tulang terbuka {patah tulang dengan tulang menembus kult}

b.     Patah tulang tertutup ( patah tulang yang tidak menembus kulit }

Adapun gejala yang terjadi pada cedera patah tulang adalah:

1.     Adanya nyeri yang langsung dirasakan setelah terjadi patah tulang, maupun ketika bergerak.

2.     Terjadinya perubahan bentuk pada area cedera

3.     Bengkak atau memar

4.     Adanya gerakan yang tidak normal pada tulang, yang secara normal tidak ada pergerakan.

5.     Terjadinya kejang urat di sekitar cedera.

6.     Kehilangan kekuatan dalam bergerak

7.     Ada sensasi gemeretak pada area cedera ketika bergerak atau ketika di pegang

8.     Pingsan. Pingsan bisa terjadi pada kasus cedera patah tulang yang disertai nyeri yang hebat, dan pendarahan yang banyak.

YANG HARUS DIPAHAMI JUGA OLEH CALON KLIEN PATAH TULANG

Banyak orang yang memahami bahwa tulang yang patah tidak bisa tersambung lagi, kecuali dilakukan aplikasi yang bernuansa mistik. Seperti ritual-ritual tertentu, dan penggunaan bahan-bahan yang diyakini mempunyai daya mistis. Padahal sebenarnya secara ilmiah tubuh manusia mempunyai kemampuan untuk melakukan penyambungan tulang sendiri, apabila ada patah. Hal ini berdasarkan konsep bahwa, tubuh manusia mempunyai kemampuan menyembuhkan diri sendiri.

Tujuan dari penangan cedera patah tulang adalah:

“ menempatkan ujung-ujung dari patah tulang supaya satu sama lainnya saling berdekatan, dan kemudian mempertahankannya. Sehingga tetap menempel-nempel sebagaimana mestinya, sampai terjadinya penyembuhan. Melalui proses penyembuhan secara sempurna yang memerlukan waktu sekitar 12 minggu. Akan tetapi pada usia lanjut biasanya memerlukan waktu yang agak lama. Dan, setelah sembuh tulang biasanya kembali kuat, berfungsi dengan normal”.

PRINSIP-PRINSIP PENANGANAN CEDERA PATAH TULANG

Semua penanganan cedera patah tulang, posisi cedera harus kembali ke posisi nol (0) Posisi nol adalah posisi dimana urat dan sendi bagian tubuh yang terkena  pada posisi lemas, dan rileks, tanpa ada tahanan. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir rasa nyeri yang terjadi ketika dilakukan pembentukan tulang yang jatuh.
Mengembalikan posisi tulang yang patah ke posisi yang normal dengan penarikan.
Tulang yang patah secara alami dapat menyambung kembali dengan sempurna, asalkan patahannya dikembalkan pada posisi yang saling menempel lagi seperti kondisi normal.

Pemberian minyak herbal untuk mengurangi pembengkakan, dan mempercepat penyembuhan. Dalam hal ini kami menggunakan minyak herbal STARBIO OIL. Yang sudah memiliki izin edar dari POM.
Pembalutan. Pembalutan sngat penting dilakukan untuk menguatkan posisi tulang yang sudah dilakukan pembetulan. Hal ini agar tulang  tersebut tidak mudah bergeser lagi sampai terjadi penyembuhan. Pembalutan dilakukan juga berfungsi untuk mengurangi pembengkakan, dan memberi rasa nyaman kepada klien. Pembalutan tidak boleh terlalu kencang. Karena akan membuat klien kesakitan. Pembalutan juga tidak boleh terlalu lemah, karena bisa membuat cedera mudah bergeser lagi.
Penggunaan bidal atau Spalek. Bidal atau spalek digunakan untuk mempertahankan posisi tulang yang sudah dibetulkan.
Kontrol. Kontrol dilakukan setelah 3 hari penanganan, dan dilaukan setiap 3 hari sekali kontrol. Kemudian dilakukan lagi kontrol seminggu sampai 2 bulan.
PEMERIKSAAN PADA CEDERA KESELEO DAN PATAH TULANG

Pemeriksaan bertujuan untuk mengetahui kondisi klien secara umum, dan mengetahui kondisi tulang yang patah, atau sendi yang keseleo. Pemeriksaan ini menggunakan beberapa cara, yaitu melihat, mencium/membaui, wawancara, merasakan atau meraba, dan tes pergerakan.

Pemeriksaan yang harus dilakukan pada cedera keseleo, dan patah tulang adalah:

Melihat. Pemeriksaan dengan penglihatan sangat penting dilakukan. Dari penglihatan ini dapat mengetahui kondisi lien sebagai berikut:
A.   Ekspresi wajah. Dengan melihat ekspresi wajah klien dapat dengan mudah mengetahui nyeri yang terjadi sebelum penanganan, ketika penanganan, dan setelah penanganan.

Warna kulit wajah

Warna kulit wajah dapat menunjukkan kondisi klien, apakah kondisi yang baik, atau tidak,. Bila sangat pucat, kami berhati-hati. Karena kemungkinan klien sudah sangat lemah, karena kekurangan darah.

B.    Bagian tubuh yang cedera.

–       Dapat diketahui kondisi patahnya tulang dengan meleihat kelengkungan yang tidak normal pada tubuh klien.

–       Pada kasus keseleo dapat juga kelihatan pergeseran yang terjadi.

–       Kami lihat juga apakah ada luka atau tidaknya pada aera cedera.

–       Terlihat ada atau tidaknya bengkak

–       Memar terlihat dengan adanya perubahan warna kulit dari kemerahan, biru, sampai kehitaman.

–       Perlu kami perhatikan juga, apakah ada kotoran atau darah pada area cedera.

Wawancara.
Wawancara dengan klien sangatlah penting dilaukan karena untuk mengetahui area cedera. “Peristiwa penyebab terjadinya cedera, dan yang dilakukan klien. Terapis diharapkan sedetail mungkin bertanya, dan klien menjawab dengan jujur. Dri jawaban klien terapis dapat memprediksikan yang terjadi pada area dankondisi tubuh lainnya pada klien. Bila klien benar-benar tidak mampu menjawab, tanyakan pada yang mengantar, atau saksi kejadian.

Mendengar
a)     Dengan mendengar suara klien dapat menggambarkan kuat atau lemahnya kondisi umum klien.

b)    Adanya suara-suara yang tidak lazim pada area cedera, dan tubuh klien. Seperti suara gemertak.

Meraba dan merasakan
Merasakan atau meraba merupakan hal yang paling penting dilakukan pada kasus patah tulang dan keseleo. Meraba area cedera dengan sedikit tekanan. Kemudian kami rasakan dengan cermat. Untuk dapat menggambarkn bagaimana kondisi patah tulang atau keseleo.

Tes Pergerakan
Pada kasus patah tulang dan keseleo, pasti terjadi gangguan pergerakan. Dengan melakukan sedikit tes pergerakan, akan diketahui kondisi cedera klien.

 

PENANGANAN CEDERA KESELEO DAN PATAH TULANG

A.   Perlengkapan dan alat penunjang

1.     Kapas gulung. Kapas guung berfungsi sebagai pembalut, menjaga sirkulasi udara agar tetap nyaman dan tidak terjadi lembab pada kulit

2.     Masker. Masker berfungsi untuk menjaga pernafasan terapis

3.     Sarung tangan elastik. Sarung tangn elastik berguna untuk menjaga kebersihan luka, dan juga menjaga perpindahan bakteri dari penolong ke klien atau sebaliknya

4.     Bidal atau spalek. Bidal atau spalek digunakan pada cedera patah tulang, berfungsi untu menjaga posisi tulang agar pada tempatnya. Adapun syarat bidal yang kami gunakan sebagai berikut:

a)     Lebar spalek tidak boleh lebih lebar dari lebar area patah tulang

b)    Terbuat dari bahan yang ringan, kuat dan kaku. Contohnya kayu sengon.

c)     Tebal sekitar 5 mm

d)    Panjangnya menyesuaikan area tulang yang patah.

e)     Spalek kami balut dengan perban, dan dilekatkan dengan perekat plastik  selotip.

5.     Gergaji.

Gergaji berfungsi untuk menggergaji kayu yang digunakan sebagai bidal, atau spalek setelah pengukuran.

6.     Pembalut kain elastik.

Pembalut berfungsi untuk mempertahankan area cedera pada posisinya. Ukuran pembalut ada yang kecil, sedang, dan ada yang besar.

7.     Perban. Lebar dan panjang perban menyesuaikan dengan kondisi tempat terjadinya patah

8.     Korset.

Korset digunakan untuk cedera patah tulang pangkal paha

9.     Plester perekat.

Di gunakan pada kondisi cedera patah tulang rusuk

 

10.  Penyangga bahu.

Digunakan untuk mempertahankan posisi pada tulang lengan atas, atau patah pada patah tulang selangka

11.  Pengendong lengan

Digunakan untuk menggendong lengan pada cedera patah lengan.

12.  Ransel pengendong tulang selangka.

Digunakan untuk mempertahankan posisi bahu, tangan, dan tulang selangka agar pada posisi semestinya.

13.  Popok dewasa sekali pakai

Digunakan pada saat cedera patah tulang paha atas.

14.  Penahan tulang leher.

Digunakan untuk menjaga posisi tulang leher pada kasus cedera leher.

15.  Sendok es krim kayu

Sendok es krim kayu digunakan sebagai bidal/spalek untuk patah tulang pada jari.

16.  Guntin dan kater

Digunakan untuk memotong perban atau pleseter perekat

17.  Minyak herbal

Sebagai minyak herbal yang membantu penyembuhan pada cedera keseleo dan patah tulang. Contoh minyak herbal yang digunakan adala minyak sereh, minyak kelapa. Minyak cengkeh, atau minyak herbal lainnya yang sudah terbukti secara empiris dapat membantu penyembuhan cedera keseleo dan patah tulang. Di sini digunakan minyak herbal Star Bio Oil yang sudah memiliki izin edar dari BPOM.

18.  Perlak atau alas.

Digunakan sebagai alas untuk menjaga kebersihan klien.

19.  Tisu.

Digunakan untuk membersihkan alat atau tubuh kita dari kotoran dan juga bisa digunakan sebagai pengganti kapas.

 

Di setiap penanganan Pengobatan dan perawatan. Baik itu keseleo maupun patah tulang, Istana terapis selalu melibatkan asisten. Yang membantu mempertahankan tangan, kaki, dan anggota tubuh lain klien agar nyaman, aman, dan tidak terjadi gerakan. Sambil mencari jalan mengembalikan pergeserannya ke posisi semula pasca terjadinya cedera. Asisten haruslah paham juga proses pengobatan dan perawatan. Agar terjadi kerjasama yang baik selama proses pengobatan tersebut, demi untuk meraih hasil yang memuaskan. Dengan mengedepankan motto “kenyamanan, keahlian, dan keberhasilan”.

Kesalahan penanganan patah tulang bisa menyebabkan berbagai macam komplikasi. Mulai dari tulang yang tidak menyambung dengan tepat, kerusakan pembuluh darah, kerusakan saraf, hingga infeksi tulang. Hal ini bisa menjadi mimpi buruk yang berkepanjangan bagi penderita. Sejatinya pengobatan itu haruslah tepat sasaran, mempunyai keilmuan yang diakui berstandarisasi yang telah lulus uji. Yang mana keberadaannya diakui skala nasional. Bukan dengan mengagung-agungkan istilah ”pengobatan itu soal jodoh-jodohan, apalagi coba-coba. Tubuh kita bukanlah ajang uji-coba yang tidak mempunyai stoks lebih”. Kita haruslah berhati-hati menjaga dan merawatnya. Berapa banyak orang yang setelah diobati, namun berakhir dengan penyesalan yang berkepanjangan. Karena hasil yang diharapkan sangatlah jauh dari impian. Bahkan tidak jarang berakhir pada kecacatan permanen.

Inilah yang menjadi alasan penting ISTANA TERAPIS menjabarkan beberapa proses pengobatan dan perawatan di rumah sehat kami . Agar nantinya para calon klien mendapatkan gambaran sebelum datang ke tempat kami. Serta mendapatkan pelayanan pengobatan yang telal lulus uji, dan yang berstadarisasi. Yang mana keberadaannya telah diakui oleh KEMENKES dan KEMENKUMHAM yang berwadah PERPATRI (perkumpulan terapis tradisional patah tulang, urat dan sendi ) Indonesia.

Terapi Keperkasaan Pria  dan Kesuburan Wanita

Terapi Keperkasaan Pria dan Kesuburan Wanita

Kata Impotent berasal dari kata Im {tidak}, dan Potent ( mampu }. Jadi Impotent berarti tidak mampu, dalam hal berhubungan sex. Menurut ilmu akupunktur yang kami pelajari, impotent disebabkan oleh adanya gangguang pada limpa, ginjal, dan hati yang aktifitasnya berlebihan. Sedangkan untuk wanita, karena adanya kelainan pada produksi oosit ( sel telur ), kelainan tomis saluran reproduksi yang menyebabkan obstrusi transport sperma, oosit embrio. Dan faktor lain yang memungkinkan berperan dalam infertilitas adalah semisal, berat badan yang berlebihan, merokok, alkohol, dan asupan kafein.

Ginjal adalah organ yang menguasai kemampuan organ sex melalui Cing Chi { disimpan ginjal}, sebagai Cing kongenital atau {bawaan }, serta pada testis ovarium. Lemahnya api Ming Men { keseimbangan }, dan cing chi dari ginjal menyebabkan impoten.

Hati adalah organ yang menguasai kemampuan organ sex melalui darah dan tendon, serta merediannya yang melingkari kelamin. Sedangkan Limpa menguasai darah, dan otot-otot. Gangguan pada pikiran, emosi, kelelahan, dan penyakit kronis TBC, kencing manis, Anemia, kekurangan gizi, juga bisa menyebabkan Impotent. Pada kasus Diabetes Mellitus (DM) adalah suatu gangguan reaksi kimiawi, dalam hal pemanfaatan yang tepat atas karbohidrat, lemak dan protein dari makanan karena tidak cukupnya atau tidak efektifnya insulin yang dihasilkan.(Savitri R. 2006) DM ditandai oleh kadar glukosa yang meningkat secara kronis. Kadar glukosa darah vena pada berbagai keadaan.

Dari diagnosa-diagnosa pada klien kami, terungkap beberapa penyebabnya.

1.     Karena kegiatan sex yang berlebihan yang menyebabkan cing chi rusak, dan Ming men melemah.

2.     Karena kuatir, takut, dan terkejut, menyebabkan Chi tersebab {buyar} tidak dapat berkumpul, sehinga penis tidak dapat ereksi. Ini bertanda hati dan kantong empedu melemah.

3.     Berpikir terlalu keras, yang berakibat pada melemahnya limpa dan jantung. Juga mengakibatkan Chi sie ( energi darah} dan otot lemah.

Adapun gejala umum tidak dapat ereksi atau ereksi tidak sempurna, dan ejakuasi dini. Kemungkinannya sebagai berikut:

1.     Disfungsi ereksi terpicu oleh tekanan darah tinggi, penyakit jantung, penyumbatan pada pembuluh darah (aterosklerosis), diabetes, obesitas, sindrom metabolik, juga perokok.

2.     Depresi. Atak sangat memainkan peranan penting di dalam memicu ereksi. Ereksi dimulai dengan adanya gairah seksual saat terjadinya rangsangan. Namun hal ini bisa terganggu oleh kondisi psikologis. Seperti Stres, depresi, atau masalah pada hubungan dengan pasangan.

3.     Obat-obatan. Kadang obat-obatan tertentu tidak jarang menimbulkan efek samping. Beberapa jenis obat-obatan yang memungkinkan memicunya adalah obat antidepresan, dan antisikotik.  Kalau pun harus dirangsang oleh obat kuat, haruslah diimbangi juga dengan  makanan yang bergizi, dan makanan yang berprotein tinggi. Supaya ginjal lebih bisa menghasilkan sperma dengan baik, bukannya menambah keenceran sperma.

4.     Akibat Cedera. Bagian saraf, atau pembuluh darah dibagian punggung mengalami cedera perlu diwaspadai. Karena hal itu dapat menyebabkan disfungsi ereksi. Cedera di sekitar penis juga dapat memicu pembentukan jaringan parut, serta posisi penis yang melengkung secara tidak normal selama ereksi. Selain itu, kebiasaan menekan area anus, seperti mengendarai sepeda  dalam waktu yang lama, diduga dapat juga memicu terjadinya disfungsi ereksi.

Pada usia 50 tahunan dengan gejala penyakit jantung. Lalu ingin kuat, dan mengkonsumsi suplemen kejantanan. Sering kali pada usia ini jantung bekerja dipaksa terlalu kuat. Dan, pada saat kelelahan ginjal karena sex yang berlebih.  Support darah ke jantung  jadi terganggu. Dan, debar jantung yang kuat bisa mengakibatkan kerusakan otot jantung, dan arteri jantung  pun bisa mengalami kerusakan.  Pada kasus ini tak jarang berakhir pada kematian.

Di Istana terapis sebelum melakukan terapi, kami memiliki semacam standar operasional penanganan. Apakah itu untuk servis ringan, maupun servis berat. Klien kami  cecar dulu dengan berbagai pertanyaan-pertanyaan seputar keluhan, dan riwayat hidupnya. Klien haruslah jujur memberi jawaban. Karena hal tersebut sangatlah berkaitan dengan penanganan berikutnya. Kami tanya dulu keluhannya apa, aktivitas kesehariannya bagaimana.
Selain melakukan teknik-teknik pengobatan, dan perawatan dengan cara akupunktur. Kami juga menerapkan bermacam jenis pijat dengan berbagai jenis keilmuan, juga dengan beberapa jenis penotokan.
Pertama-tama kami pusatkan refleksi telapak kaki yang mengarah ke tengah-tengah telapak kaki. Lalu Merangsang pusat kaki menggunakan ibu jari selama satu menit.. Gunanya membantu menyembuhkan banyak masalah.  Seperti sembelit, muntah, pusing, sakit leher, sakit, kepala, dan juga disfungsi ereksi alias impotensi.
Lalu mengarah ke telapak kaki, tempat berkumpulnya titik- titik ginjal kandung kemih, dan saluran kemih. Selanjutnya naik mengarah ke bawah lutut. Di sana kami memberikan penekanan-penekanan lembut, untuk merangsang sistem produksi ke seluruh tubuh. Seterusnya ke titik yang tidak kalah pentingnya. Yaitu titik-titik yang terdapat  4 inci di bawah pusar. Di sini kami menggunakan pijatan yang agak mendalam untuk mengatasi permasalahan diare, impotensi, kelelahan, nyeri punggung,  yang juga sangat berguna untuk menangani masalah menstruasi pada wanita. Sebenarnya di seputar pusar sangatlah banyak sekali terdapat titik-titik ajaib untuk membantu berbagai penyembuhan. Titikn terakhir ada di pangkal paha, baik paha luar, maupun paha bagian dalam.  Fungsinya adalah, selain untuk  membantu penyembuhan nyeri paha, juga sangat membantu kesuburan bagi wanita yang mungkin ada permasalahan. Yang harus diperhatikan juga dalam masa pengobatan dan perawatan adalah:“ Berpikir positif’. Karena sejatinya, dan naturalnya tubuh bisa menjadi kuat, adalah karena adanya pola pikir yang positif. dilanjut dengan melakukan olah raga yang teratur. Dan disesuaikan pula dengan kebutuhan tubuh dari suplemen-suplemen yang sangat membangun kembalinya sel-sel yang muda dan kuat. Dan sangat dianjurkan untuk tidak memaksa-maksa tubuh. Tetapi haruslah tetap natural dengan kondisi personalnya”.
Demi untuk meningkatkan kepuasan klien dalam pengobatan serta perawatan, agar mendapatkan pelayanan yang lebih maksimal. Istana terapis selalu menganjurkan pada para klien untuk mengkolaborasi pijatan, dan totokan tadi dengan herbal-herbal yang telah banyak terbukti khasiat, dan manfaatnya yang di rasakan oleh banyak klien. Karena penotokan dan pemijatan berfungsi untuk merelaksasi, mengeluarkan angin, mengendarkan otot-otot yang kaku, mereposisikan tulang, persarafan, dan untuk merelaksasi saraf tepi. Sedangkan herbal-herbal tersebut sangatlah berfungsi untuk menggenerasi sel-sel yang telah rusak, mengeluarkan toksin-toksin melalui kalenjar keringat melalui BAB dan BAK.  Dengan catatan, haruslah tetap istiqomah di dalam mengkonsumsinya. sehingga  akan mendapatkan hasil yang maksimal.
Sebagai tambahan catatan.  Herbal-herbal yang Istana terapis anjurkan sangat berguna untuk meningkatkan kadar oksigen dalam darah di alat vital. Memperlancar peredaran darah alat vital, mengatur suhu tubuh untuk mendukung perkembangan fungsi-fungsi seksual yang maksimal. Meningkatkan testosteronhitam, mengatasi ejakuasi dini, meningkatkan gairah sexual {libido}. Menambah durasi tegang, meningkatkan kesuburan, serta untuk membantu produksi sperma. Demkianlah pembahasan singkat ini.
Harapan kami semoga bermanfaat, serta mendatangkan manfaat. Aamin.

Permasalahan Tulang Belakang dan Penanganannya

Permasalahan Tulang Belakang dan Penanganannya

Tulang belakang yang juga dikenal sebagai tulang punggung, terbuat dari serangkaian tulang-tulang kecil (vertebra) yang ditumpuk di atas satu sama lain, mulai dari dasar tengkorak hingga panggul. Di antara tiap vertebra terdapat bantalan seperti gel yang dikenal sebagai cakram, yang berfungsi untuk meredam guncangan seraya mencegah tulang saling bergesek satu sama lain. Tulang punggung memberikan struktur dan menyokong tubuh, serta melindungi saraf tulang belakang. Saraf tulang belakang terdiri dari saraf-saraf yang mengirimkan dan menerima pesan antara otak, dan tubuh, sehingga memungkinkan fungsi organ yang sehat serta pengendalian gerakan. Cedera pada tulang belakang dapat berasal dari jatuh tanpa disengaja. Dalam kasus parah, kelumpuhan dapat terjadi apabila trauma mengenai saraf tulang belakang.

‘saraf tulang belakang berfungsi menyampakan berita/pesan, antara otak ke seluruh tubuh. Karena fungsinya tersebut, maka cerera pada tulang belakang dapat mengganggu saraf, serta fungsi organ ke berbagai tubuh’.

APA ITU TULANG BELAKANG

Tulang belakang adalah bagian dari rangka aksial manusia, dikenal juga sebagai kolom verterbral atau tulang punggung. Berfungsi sebagai penyangga utama tubuh sehingga manusia dapat berdiri tegak, membungkuk, dan menggeliat. Tulang belakang juga bertanggung jawab dalam melindungi kanal dan sumsum tulang belakang.

Tulang belakang terdiri dari tiga segmen yang melambangkan ketiga lekukan kokoh tulang belakang. Segmen tulang belakang, antara lain segmen servikal, segmen torakal, dan segmen lumbal. Karenanya, jika dilihat dari samping, tulang belakang seakan membentuk huruf S, dengan wilayah servikal dan torakal berbentuk cekung dan lumbal berbentuk cembung. Jika digabungkan, ketiga segmen tulang belakang memiliki 33 ruas tulang individual dan dikelilingi oleh otot yang kuat, saraf, dan tendon yang terhubung pada bagian tubuh lainnya.

Seluruh 33 ruas tulang individual ini terbagi ke dalam lima kelompok, 7 ruas tulang berada pada segmen servikal, 12 ruas tulang ada di wilayah segmen torakal, 5 ruas tulang terletak di segmen lumbal. Sedangkan 9 ruas tulang lainnya, antara lain 5 ruas tulang berada di sakrum dan 4 ruas tulang.Di dalam tulang belakang terdapat sumsum tulang dan jaringan saraf yang beroperasi dari tengkorak hingga punggung bawah. Semua ini merupakan bagian dari sistem saraf pusat. Di Sepanjang tulang belakang terdapat bukaan tempat keluarnya cabang saraf untuk menyampaikan pesan antara otot dan otak.

Dampak dari Cedera Saraf Tulang Belakang pada Tubuh
Cedera pada saraf tulang belakang merupakan salah satu jenis cedera fisik yang sangat serius, dan dampaknya bisa bersifat jangka panjang. Karena informasi dari otak ke seluruh bagian tubuh atau sebaliknya akan terganggu, apabila terdapat cedera pada saraf tulang belakang. Hal ini dapat menimbulkan penurunan kemampuan tubuh dalam bergerak (motorik) dan merasa (sensorik), baik pada sebagian anggota tubuh maupun seluruhnya.

Dampak cedera saraf tulang belakang bergantung pada derajat kerusakan yang terjadi. Pada cedera ringan, mungkin gangguan pada saraf sensorik dan motorik belum terjadi. Namun pada cedera saraf tulang belakang yang berat, dapat terjadi kerusakan saraf yang menyebabkan kelemahan, mati rasa, bahkan tidak jarang berakhir pada kelumpuhan.

Cedera saraf tulang belakang bagian bawah, misalnya pada tingkat dada atau pinggang, dapat menyebabkan kelumpuhan pada kedua tungkai kaki. Sedangkan cedera saraf tulang belakang pada area leher, dapat menyebabkan kelumpuhan pada kedua lengan dan tungkai kaki. Bahkan, bila cedera mengenai bagian atas leher, penderita dapat mengalami kesulitan bernapas . Sehingga sangat membutuhkan menanganan yang sangat serius dalam jangka yang panjang.

BERMACAM CARA PENANGANAN PADA PERMASALAHAN TULANG BELAKANG

Untuk penanganan permasalahan tersebut diatas. Istana terapis menerapkan bermacam cara penanganan. Tergantung keluhan klien, dengan tetap mengutamakan;

‘ keamanan, kenyamanan, keahlian, serta keberhasilan’.

Sebelum masuk ke terapi jasad, Biasanya kami menganjurkan klien kami untuk bertobat terlebih dahulu dengan memperbanyak ‘istighfar”. Karena menurut kami, pada dasarnya semua penyakit merupakan ketentuan dari Sang Khalik. Sebab Rasulullah bersabda,”Barangsiapa yang senantiasa beristighfar, maka Allah akan memberikan kegembiraan dari setiap kesedihannya, dan kelapangan bagi setiap kesempitannya, dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangka.”(HR.Abu Daud, Ibnu Majah dan Ahmad). Juga menganjurkan para klien, agar meminta maaf kesiapapun, sekiranya mempunyai kesalahan. Baik  itu disengaja maupun yang tidak disengaja. Juga menganjurkan para klien, agar senantiasa memaafkan orang lain, sekiranya pernah disakiti. Baik itu kesalahan yang dilakukannya ke suami/istri, bapak/ibu, anak, dan seterusnya. Hal tersebut  bagi kami sangatlah penting dalam rangka proses pengobatan-perawatan, yang juga merujuk pada Hadist Rasulullah;

“Ketahuilah, sungguh di dalam tubuh itu ada segumpal daging. Jika daging tersebut baik, baiklah seluruh tubuh. Jika rusak, rusaklah seluruh tubuh. Ketahuilah, segumpal daging itu adalah kalbu (jantung).” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

 

 

BERMACAM PROSES TERAPI DI ISTANA TERAPIS

 

Setelah mengarahkan berbagai anjuran. Apakah itu anjuran pendekatan diri kembali kepada sang Khalik, kembali menjalin silaturahmi yang bersih dengan berbagai orang-orang yang klien kenal. Barulah kami masuk ke tahap pengobatan saraf tulang belakang.Di dalam proses pengobatan ini, kami menerapkan berbagai teknik/metode, tergantung keluhan masing-masing klien. Baik teknik penotokan, penekanan,pemijatan, penarikan [ dengan berbagai cabang keilmuan], dengan memperhatikan ruas-ruas tulang leher, ruas tulang pinggang, ruas tulang kelangkang, dan ruas tulang ekor.

 

Mereposisikan kembali Jalur tulang belakang Cervical saraf area yang menghubungkan ke gerak tangan. Hal tersebut sangat memungkinkan untuk memperbaiki kembali keluhan pada nyeri leher, sakit pundak, vertigo, kolesterol, stroke, serta hypertensi. Karena jalur tersebut tidak hanya sekedar menjadi tempat saraf dan pembuluh pada leher.Tetapi juga sebagai pelindung bagi saraf, dan pembuluh darah di tulang belakang dari kerusakan yang berlanjut. Karenanya, apabila terjadi cedera, haruslah segera diatasi.

 

Mereposisikan kembali tulang punggung Toracal yang sangat berhubungan dengantulang tulang rusuk. Jika terjadi cedera, atau patah pada tulang rusuk bagian tengah dada. Maka, ujung tulang yang tajam bisa menusuk dan mencederai paru-paru. Cedera tersebut dapat menyebabkan paru-paru mengempis, dan perdarahan pada paru-paru. Jika kondisi ini terjadi, ujung tulang yang tajam dapat mencederai organ hati, ginjal, atau pun limpa. Apabila hal ini dibiarkan berlarut-larut, tanpa adanya penanganan yang tepat. Maka, akan bisa mengakibatkan kematian. Biasanya terapi/penanganan yang kami berikan adalah pereposisian, dan pembalutan dengan teknik PERPATRI ( perkumpulan terapis tradisional ]. Alhamdulillah sudah banyak yang terbantu. Kami sangat menganjurkan agar segera melakukan pengobatan dan perawatan, jangan ditunda-tunda.

Mereposisikan kembali tulang punggung Lumbal. Tulang belakang ini sangat dekat dengan otak. Letaknya di tengah area toraks, yang berada di area dada. Lumbal juga sering disebut sebagai punggung bawah yang memiliki lima Vertebra. Lumbal merupakan yang paling tegap kontruksinya, yang menanggung beban berat. Bagian ini memungkinkan gerakan fleksi, dan ekstensi tubuh, dan beberapa gerakan rotasi dengan derajat yang kecil. Permasalahan cedera yang dialami oleh klien, biasanya kami berikan terapi zamathera. Yaitu terapi tulang belakang untuk memperbaiki kembali Neurotransmiter penghubung dari otak keseluruh bagian tubuh. Jenis terapi ini sangat unik. Selain untuk memperbaiki Lumbal. Jenis terapi ini juga sangat bagus untuk para klien yang mengalami permasalahan saraf kejepit juga.

Demi menyempurnakan proses pengobatan, dan perawatan. Istana terapis juga menganjurkan beberapa ramuan herbal ke klien. Herbal-herbal tersebut sangat menunjang untuk meningkatkan imunitas tubuh, melemahkan racun, memperbaiki jaringan-jaringan tubuh yang telah rusak, mengobati gangguan pencernaan, dan lain-lain sebagainya.

Harapan kami semoga tulisan ini bermanfaat, sekaligus mendatangkan manfaat, Aamin.

Pengobatan dan Perawatan Stroke

Pengobatan dan Perawatan Stroke

Setiap kita berpotensi terkena stoke, tidak mengenal umur atau pun gender. Walau pun begitu, stroke dapat diminimalisir resikonya dengan gaya hidup yang sehat. Maka, mari mulai rutin berolah raga, mengurangi atau menghindari makanan berminyak, berlemak , berkolesterol tinggi. Mengatur tingkat ke stresan, dan emosi. Serta rajinlah berolah raga.

” stroke terjadi karena pasokan darah, dan oksigen tidak bisa memenuhi kebutuhan otak, atau terputus. Akibatnya bisa mematikan jaringan otak”. Kalau dibiarkan lama-lama bisa mengancam nyawa penderitanya. Karena di kuatirkan akan mengakibatkan kerusakan permanen.

Stroke itu ada tiga macam

1.Stroke Ringan ( Transient Ischemic )
Jenis stroke ini berlangsung selama lima menit. Stroke ini terjadi akibat penurunan suplay darah ke otak terhambat. Karena adanya gumpalan darah, yang menghambat aliran darah.

2.Stroke Iskemik:
stroke ini terjadi ketika ada pembuluh darah arteri yang membawa darah dan oksigen ke otak mengalami penyempitan, atau terhambat. Sehingga menyebabkan aliran darah berkurang. Dan Stroke Iskemik dapat juga dibagi menjadi 2 jenis. Di antaranya. Stroke Trombotik dan stroke Embilik ( lain waktu insyaAllah kita bahas keduanya lebih detil).

3. Stroke Hemoragik:
Stroke Hermogik terjadi ketika pembuluh darah di otak pecah, dan menyebabkan pendarahan. Sedangkan pendarahan tersebut dapat dipicu oleh beberapa kondisi:
1. Hipertensi yang tidak terkendali
2. Melemahnya dinding pembuluh darah
3. Pengobatan dengan Antikoaguan ( pengencer darah)

Penyebab lain yang mengakibatkan terjadinya Stoke:

1. Kerusakan per otot lengan seperti terjatuh, yang mengakibatkan mengecilnya lengan. Atau karena pinggul terjatuh, yang mengakibatkan tidak lagi berdaya.
2. Karena kelalaian merawat diri. Karena kurang menanggapi gejala-gejala yang dirasakan oleh tubuh, beberapa saat sebelum terjadinya stroke ringan.
3. Stroke seluruh badan. Akibat rusaknya otak besar
4. Stroke karena terpapar angin panas, sehingga angin vektoris menyerang ke jantung, yang mengakibatkan melemahnya energi tubuh. Kadang sering kali menimbulkan Belpasy.
5. Sedangkan stroke dengan riwayat Hipertensi, ini termasuk kategori Stroke berat. Kadang otot lengannya yang lepas, juga otot pinggulnya. Dan, ini membutuhkan perawatan yang agak lama, kira-kira 6 bulan. Baik dengan bantuan herbal-herbal, maupun dengan bermacam metode terapi.

Sebenarnya pembahasan soal penyakit stroke itu sangatlah luas. Di sini kami mencoba membahasnya se simpel mungkin. Dengan harapan, semoga bisa membantu penanganan, termasuk menjauhkan kita dari momok yang menakutkan tersebut.

Dan, untuk di Istana Terapis sendiri, selain memberikan berbagai macam metode terapi untuk penderita stroke. Kami juga mengajak keluarga pasien untuk bekerjasama dalam rangka proses pengobatan, dan perawatan. Karena lami anggap penting demi sebuah kesembuhan. Seperti:

1. Melarang membahas tentang keparahan kasus di depan yang bersangkutan.

2. Memberikan herbal, dan minyak kusus ke pasien, atau keluarganya. Untuk di minum, dan dioleskan pada daerah leher, tulang punggung, telapak kaki, dan bagian yang kaku. Fungsinya untuk menstimulasi darah sehat, guna memperbaiki jaringan yang rusak, dan mencegah stroke susulan dengan cara menjaga keenceran darah.

4. Menghindari terapi jenis apapun sebelum melewati masa kritis.

5. Pasien diwajibkan melakukan fisioterapi rutin, untuk menstimulasi anggota gerak, dan pusat saraf.

6. Pasien wajib merombak total menu makanannya dengan yang serba hangat, berserat tinggi, serta rendah gula dan rendah kalori.

Perlu juga diingat!.

– menunda-nunda menjalani terapi, sama halnya klien membiarkan terjadinya DEGENERATIF pada pembuluh darah, jaringan otot dan persendian. Serta terlepasnya ikatan sambungan dua tulang, meracuni sistem pencernaan, dan organ dalam tubuhnya dengan obat-obatan yang tdk perlu.

-menunda nunda golden periode, sama saja klien memutuskan dirinya dari kesempurnaan yang bisa diraihnya kembali.

-Menunda nunda sama artinya anda membiarkan diri menjadi cacat, dan lumpuh permanen.

Menunda-nunda, sama hal anda membuang buang uang, membuang kebahagian, dan membuang diri kedalam lumpur hidup.

Terima kasih.semoga bermanfaat. Aamin

Patah Tulang dan Pengobatannya

Patah Tulang dan Pengobatannya

Patah tulang merupakan gangguan pada tulang, yang membuat rusak, atau terputusnya keutuhan tulang. Karena adanya tekanan yang berlebihan pada tulang.

Patah tulang mempunyai beberapa jenis:

1. Patah tulang terbuka ( patah tulang yang menembus sampai kulit )
2. Patah tulang tertutup ( patah tulang yang tidak menembus kulit )

Tanda-tanda ada patah tulang:

1. Adanya nyeri yang langsung dirasakan, di saat bergerak pasca benturan ( kecelakaan)
2. Perubahan bentuk pada area cedera
3. Terjadi pembengkakan atau memar
4. Kejang urat saraf
5. Bergerak tidak lagi normal, atau tidak lagi bisa bergerak.
6. Ada bunyi gemertak disekitar cedera saat bergerak, atau saat diraba.

Sebahagian orang berkata, ” tulang yang patah tidak bisa disambung lagi”. Padahal sebenarnya tubuh kita ini mempunyai kemampuan untuk melakukan penyambungan sendiri. Dan para terapis tulang bertugas untuk membantu mereposisikan tulang yang baru tersambung tersebut. Dengan cara, sekali tiga hari diperiksa lagi. Agar tulang yang patah itu, sudah kelihatan

Patah tulang merupakan suatu kondisi dimana salah satu tulang mengalami keretakan atau patah karena sesuatu, Biasanya patah tulang terjadi ketika tulang dihantam oleh sesuatu yang melebihi kekuatan tulang itu sendiri.

Beberapa penyebab patah tulang biasanya terjadi Akibat mengalami kecelakaan baik itu terjatuh dari sepeda motor atau mobil, jatuh dari ketinggian, mengalami cedera ketika sedang berolahraga , tertimpah benda-benda keras dan juga karena penyakit oesteoporosis atau pengapuran tulang.

Seseorang yang mengalami patah tulang biasanya akan merasakan Rasa nyeri, selain rasa nyeri akan terlihat adanya pembengkakan, memar, berdarah, atau ada bagian tulang yang menonjol di bawah kulit yang luka mungkin Anda alami ketika mengalami patah tulang.

Prinsip penanganan patah tulang di ISTANA TERAPIS adalah, sesuai dengan standarisasi yang diakui KEMENKES, dan bermenkumham. Yang berwadah PERPATRI. Yaitu:

1. Mengembalikan ke posisi Nol.
Posisi nol adalah, dimana urat, dan sendi bagian tubuh yang terkena, pada posisi lemas, dan rilek, tanpa ada tahanan.

2. Mengembalikan ke posisi sendi yang normal, dengan cara menariknya, tanpa menyakiti.

3. Pemberian minyak herbal untuk mengurangi pembengkakan, dan mempercepat penyembuhan

4. Pembalutan. Pembalutan sangat penting, untuk menguatkan posisi urat, dan sendi yang cedera. Agar tidak terjadi pergeseran, sampai penyembuhan. Pembalutan juga berfungsi untuk mengurangi pembengkakan, serta memberi rasa nyaman ke pasien.

5. Penggunaan bidal atau spalek.
Bidal atau spalek digunakan untuk mempertahankan posisi patah tulang yang sudah dibetulkan.

6. Kontrol.
Kontrol dilakukan setelah 3 hari penanganan. Biasanya dilalukan 3 hari setiap 3 hari sekali.

7. Penanganan patah tulang yang kami dilakukan. Selalu merujuk pada ketentuan yang telah digariskan PERPATRI ( Perkumpulan terapis tradisional patah tulang, urat dan sendi) Indonesia.